Yesus tidak berkata bahwa kita harus menjadi terang dunia. Ia berkata bahwa kita adalah terang dunia. Matius 5:14-16 mengingatkan kita bahwa identitas dalam Kristus tidak seharusnya disembunyikan, melainkan dinyatakan melalui kehidupan kita di tengah dunia yang gelap.
Kebangkitan Yesus bukan sekadar perayaan, tetapi konfrontasi yang mengubah hidup. Dari Matius 28:1-10, kita diajak bukan hanya percaya, tetapi menghidupi iman dengan berani di tengah dunia yang penuh ketakutan.
Akan tetapi, tahukah anda bahwa bagaimana kita mengenal seseorang akan terlihat dari bagaimana kita memperlakukannya? Seperti apa kita menghormati/respek kepada seseorang akan terlihat dari bagaimana kita menyambut dia.
Kita mungkin bisa memakai topeng pencitraan di depan manusia, bahkan ketika kita berada di dalam gereja atau pelayanan sekalipun. Akan tetapi, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Dia tahu segala sesuatu, terang kebenaran-Nya menyingkapkan semua yang tersembunyi.



