Jesus, loving Lord, teach me real love – mine is often shallow in my relationship to others.
The early church was married to poverty, prisons, and persecutions. Today “the church” is married to properity, personality, popularity
Mengumpulkan harta untuk diri sendiri adalah kebodohan. Hanya satu alasan kita mengumpulkan harta, yaitu untuk melayani Tuhan.
Janganlah takut hai kamu kawanan kecil, karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu kerajaan itu (Lukas 12:32)
Faith is not the boast of the strong. It is the cry of the weak in need of a saviour (John Piper)
Orang yang egois tidak akan mengingat kebaikan yang ia pernah terima darimu, Orang seperti itu akan meninggalkanmu, ketika engkau tidak memberikan apa yang ia ingini
Giving thanks always for all things to God the Father in the name of our Lord Jesus Christ, (Eph 5:20 NKJ)
berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Eph 5:19 ITB)
Korea Selatan adalah salah satu negara dengan sistem transportasi umum yang terbaik di dunia. Transportasi umum di seluruh negeri ini terintegrasi dalam satu sistem. Subway dan bus kota di sana terpadu dengan baik sehingga memberi kenyamanan dan kepastian bagi pengguna transportasi.
Setelah 3 malam bertapa di Pilgrim’s House, kami pun berangkat menuju Nami. Berbekal traffic card yang kami beli sejak tahun 2011, kami naik bus dari halte dekat Pilgrim’s House. Ongkosnya dengan traffic card tidak sampai 1000 won.
The Pilgrims’ House ini ada di Gapyeong, Provinsi Gyeonggi-do, yang bisa dicapai dengan 2 jam berkendara dari Seoul. Tempat ini adalah semacam tempat retreat (atau istilahnya “Bukit Doa”) untuk berdoa bagi umat Kristen.
Mary mengantar kami ke apartemen yang akan kami tempati selama di Korea kali ini, dan ternyata apartemen itu terletak di Namsan Town, yaitu di area yang sama dengan salah satu destinasi wisata idaman para pencinta drakor, Namsan Tower, alias gembok cinta.



