Setelah 3 malam bertapa di Pilgrim’s House, kami pun berangkat menuju Nami. Berbekal traffic card yang kami beli sejak tahun 2011, kami naik bus dari halte dekat Pilgrim’s House. Ongkosnya dengan traffic card tidak sampai 1000 won.
Rumah sang Bibi ada di daerah yang termasuk salah satu yang paling bersalju di Korea Selatan! Dua wong ndeso dari Sleman ini, benar-benar menikmati alam yang putih membentang itu. Kami membuat manusia salju, membantu membersihkan salju di halaman rumah, dan bahkan tiduran di atas salju!

