Yesus pernah menceritakan sebuah perumpamaan menakutkan tentang orang yang terus menumpuk harta, tapi malam itu juga nyawanya diambil. Apa sebenarnya pesan-Nya? Bukan sekadar larangan jadi kaya, tapi peringatan serius tentang racun bernama ketamakan yang diam-diam menggerogoti jiwa kita
Renungan mendalam tentang perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati dari Lukas 10:25-37. Apa arti sesungguhnya dari “mengasihi sesama” dan bagaimana itu menjadi kunci hidup kekal?
Kesombongan adalah bagaikan semak duri di taman hati kita. Semak duri tidak menghasilkan buah dan jika dibiarkan tumbuh, ia akan menutupi dan merusakkan tanaman yang baik
Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.”
Tantangan bagi Yesus bukan hanya datang dari para pemuka agama. Keluarga biologisnya pun menentangnya. Mereka menganggap Yesus sudah tidak waras lagi dan hendak membawanya pulang.
Iman tanpa garis batas. Itulah yang ditunjukkan oleh Markus dalam catatan-catatannya tentang tanda-tanda mujizat yang dilakukan Yesus.
A young lady called one day and asked if she could come to my office. Before I answered she said that she would come only if I could guarantee that I will not judge her for what she was about to say. I told her, “I am a pastor. Judgement is not in my job description.”
Ini adalah salah satu perikop yang cukup populer bagi orang Kristen. Meskipun demikian, perikop ini juga adalah salah satu perikop yang paling banyak disalahpahami.
Kekristenan dan penderitaan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Misi Yesus ke dunia ini adalah salib. Oleh karena itu, salib adalah realita bagi para pengikut Yesus.
“Siapakah aku bagimu?” Yesus dalam perjalanan ke Kaisera Filipi dengan murid-muridnya ketika pertanyaan ini dilontarkan. Sebelumnya Yesus menanyakan “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?
Kisah Yesus dan perempuan Kanaan ini termasuk kisah yang cukup dikenal dari antara kisah-kisah pelayanan Yesus di dalam Injil. Kisah ini dikenal karena beberapa hal yang mengganggu kita ketika membacanya.
Badai kehidupan pasti selalu ada. Angin sakal akan sering bertiup kencang. Akan tetapi, percayalah kepada Tuhan yang mengasihi kita. Dia lebih besar dari semua badai yang ada di dunia ini. Trust Jesus, it works!











