Sungai Kehidupan

Di India ada sungai kehidupan. Ini bukan isapan jempol, tetapi kenyataan. Sungai Gangga bagi masyarakat India adalah sungai kehidupan.

Sungai Gangga (Hindi= Ganga; Inggris= Ganges) adalah sungai yang mengalir melintasi India dan Bangladesh. Aliran sungai ini membentang sepanjang 2.704 km. Airnya berasal dari gletser Gangotri di sebelah Barat Pegunungan Himalaya, Uttarakhand. Sungai kehidupan ini mengalir ke arah Selatan dan Barat dan bermuara di Teluk Bengal.

Sungai ini adalah sungai kehidupan bagi ratusan juta orang yang hidup di sepanjang alirannya. Bukan hanya itu, Gangga adalah sungai suci dan dipuja sebagai dewi dalam Hinduisme. Sepanjang sejarah, kerajaan-kerajaan di India juga mendirikan ibukotanya di sepanjang aliran sungai ini.

Saya beruntung mengunjungi sungai Gangga di Varanasi dua kali. Yang pertama pada musim panas tahun 2014, dan kemudian musim semi  2016. Varanasi adalah kota suci dalam Hinduisme India. Oleh karena itu, sungai Gangga di Varanasi adalah tempat yang maha suci.

Menaiki perahu mengitari sungai ini di Varanasi, kita bisa menyaksikan beragam pemandangan. Ada orang-orang yang sedang membasuh diri di sungai dan berdoa. Ada juga yang sedang mencuci pakaiannya di sana. Di salah satu tepiannya ada kuil untuk pembakaran jenazah, dan kami bisa melihat beberapa api unggun sedang menyala. Itu tandanya beberapa jenazah sedang dalam perjalanan menuju nirwana.

Saat ini Sungai Gangga terancam oleh polusi. Banyak limbah industri yang dibuang di alirannya, membuat air sungai ini semakin lama semakin kotor. Kadar polusinya bahkan disebut sudah berada pada tingkat yang berbahaya bagi manusia.

Begitupun, setiap harinya umat Hindu India masih datang untuk berbakti kepada sang dewi. Upacara pemujaan digelar setiap malam, dan sekaligus menjadi atraksi wisata. Umat Hindu India konon percaya, jika mereka wafat di Varanasi, dan dikremasi di tepi Sungai Gangga, mereka akan langsung mencapai Nirwana.

Saksikan Videonya di sini.

Mau Beli Buku Inspiratif?
1. Hope for The Flowers (Trina Paulus) Klik di sini
2. The Giving Tree (Shell Silverstein) Klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *