Iman tanpa garis batas. Itulah yang ditunjukkan oleh Markus dalam catatan-catatannya tentang tanda-tanda mujizat yang dilakukan Yesus.
A young lady called one day and asked if she could come to my office. Before I answered she said that she would come only if I could guarantee that I will not judge her for what she was about to say. I told her, “I am a pastor. Judgement is not in my job description.”
Semua orang Kristen mempunyai sebuah cerita, sebuah kesaksian untuk diberitakan. Setiap kita memiliki akses kepada cerita agung karya TUHAN di dalam Kristus. Kita semua harus meneruskan cerita itu.
Ini adalah salah satu perikop yang cukup populer bagi orang Kristen. Meskipun demikian, perikop ini juga adalah salah satu perikop yang paling banyak disalahpahami.
Kekristenan dan penderitaan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Misi Yesus ke dunia ini adalah salib. Oleh karena itu, salib adalah realita bagi para pengikut Yesus.
“Siapakah aku bagimu?” Yesus dalam perjalanan ke Kaisera Filipi dengan murid-muridnya ketika pertanyaan ini dilontarkan. Sebelumnya Yesus menanyakan “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?
Kisah Yesus dan perempuan Kanaan ini termasuk kisah yang cukup dikenal dari antara kisah-kisah pelayanan Yesus di dalam Injil. Kisah ini dikenal karena beberapa hal yang mengganggu kita ketika membacanya.
Badai kehidupan pasti selalu ada. Angin sakal akan sering bertiup kencang. Akan tetapi, percayalah kepada Tuhan yang mengasihi kita. Dia lebih besar dari semua badai yang ada di dunia ini. Trust Jesus, it works!
Peristiwa ini adalah satu-satunya mujizat yang dicatat oleh keempat Injil. Baik Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes mencatat peristiwa ini.
Hal kerajaan sorga dijelaskan Yesus melalui banyak perumpamaan. Injil Matius mencatat tujuh perumpamaan singkat yang disampaikan Yesus.
Perumpamaan Yesus ini singkat dan sederhana, namun mengandung makna yang mendalam. Bagaimanakah kita memaknainya dalam kehidupan iman kita hari-hari ini?
Setiap orang menerima “benih” firman dari Tuhan. Akan tetapi apa yang dihasilkan oleh setiap orang, yaitu buah hidupnya, berbeda-beda tergantung pada ladang hati orang yang menerimanya.











