Menyetir Sendiri di Jeju

jeju

Menyewa mobil dan menyetir sendiri di Jeju. Apakah mungkin? Pulau Jeju adalah salah satu destinasi wisata favorit di Korea Selatan. Sebelum pandemi, setiap tahunnya ribuan pelancong dari Indonesia berwisata ke sana. Bahkan Imigrasi Korea Selatan membebaskan visa kunjungan bagi pelancong asal Indonesia yang mendarat di Jeju dan pulang dari Jeju, alias tidak mengunjungi daerah lain di negara itu. (Sejak pandemi kebijakan ini ditangguhkan tentu saja.)

Pulau Jeju adalah sebuah pulau vulkanis di sebelah selatan semenanjung Korea. Di Pulau Jeju ada Gunung Halla (Hallasan) setinggi 1.950m, yang junga merupakan gunung tertinggi di Korea Selatan. Pulau Jeju sendiri luasnya adalah 1.826 km2 (panjang 73 km x lebar 31 km).

Pulau Jeju sangat terkenal sebagai destinasi wisata. Sebelum pandemi, Pulau yang berpenduduk 660.000 jiwa ini, kedatangan pelancong sebanyak 15 juta orang setiap tahunnya. Kebijakan bebas visa bagi pelancong yang khusus datang ke Jeju, semakin membuatnya menjadi salah satu primadona wisata di Korea Selatan.

Menyusuri pulau Jeju dapat dilakukan dengan transportasi umum. Namun, jika ingin leluasa, dapat juga dilakukan dengan menyewa mobil. Ada banyak penyedia jasa penyewaan mobil yang dapat dipesan online. Harga sewa juga beragam, mulai dari 30,000 Won (sekitar Rp 350.000) per harinya. Setelah memesan online, mobil dapat kita ambil di bandara Jeju. Kita tinggal datang ke counter yang ada di Gate 2.

Apakah dengan SIM Indonesia bisa menyetir di Jeju?

Pertanyaan yang penting kemudian adalah, apakah dengan SIM Indonesia boleh menyetir sendiri di Jeju? Untuk diperbolehkan menyetir sendiri di Jeju, pengemudi harus memiliki SIM Korea Selatan, atau SIM Internasional (International Driving Permit).

International Driving Permit (IDP) adalah SIM Internasional yang berlaku selama 1 tahun. Korea Selatan hanya menerima IDP yang diterbitkan oleh negara-negara yang menandatangi Konvensi Jenewa atau Konvensi Wina.

Kabar kurang enaknya adalah, dari sekian banyak negara di dunia yang sudah menandatangani konvensi di atas, China, Indonesia, dan Taiwan belum melakukannya! Itu artinya SIM Internasional yang diterbitkan Kepolisan Republik Indonesia tidak dapat dipakai di Jeju. OMG

Para pelancong dari Indonesia harus rela memanfaatkan transportasi umum (yang sangat nyaman dan rapi), atau menyewa mobil plus pemandunya. Masih mau ke Jeju?

Saksikan videonya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *