Sebuah cerita yang membuat tidak nyaman. Seorang perempuan Kanaan datang memohon, tetapi Yesus diam. Murid-murid ingin mengusirnya. Bahkan Yesus menyebutnya “anjing”. Di balik kisah yang tampak keras ini, tersimpan pelajaran dahsyat tentang ketekunan iman dan hati misi yang sesungguhnya.
“Tuaian memang banyak, pekerja sedikit.” Kalimat itu sering terngiang. Tapi, pernahkah kita benar-benar berhenti dan bertanya: “Apa yang sebenarnya Tuhan mau katakan lewat kalimat ini kepada saya?”
Doa Yabes sering dipahami sebagai doa terobosan. Namun bagaimana jika kita membacanya kembali secara lebih jujur? Artikel ini mengulas 1 Tawarikh 4:9–10 secara kritis dan reflektif.
Persembahan sering kali direduksi hanya menjadi urusan uang di dalam amplop. Namun, khotbah yang menyentuh dari 2 Korintus 9 ini mengajak kita melihat lebih dalam: persembahan adalah soal mempersembahkan seluruh hidup kita—waktu, tenaga, akal budi, dan kreativitas—sebagai wujud syukur dan penyembahan yang sejati.
Ketika Tuhan Bilang “Cukup”, dan Kita Masih Bilang “Sedikit Lagi”
Yesus pernah menceritakan sebuah perumpamaan menakutkan tentang orang yang terus menumpuk harta, tapi malam itu juga nyawanya diambil. Apa sebenarnya pesan-Nya? Bukan sekadar larangan jadi kaya, tapi peringatan serius tentang racun bernama ketamakan yang diam-diam menggerogoti jiwa kita
Renungan mendalam tentang perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati dari Lukas 10:25-37. Apa arti sesungguhnya dari “mengasihi sesama” dan bagaimana itu menjadi kunci hidup kekal?
Kesombongan adalah bagaikan semak duri di taman hati kita. Semak duri tidak menghasilkan buah dan jika dibiarkan tumbuh, ia akan menutupi dan merusakkan tanaman yang baik
Hujan salju pertama yang terderas dalam sejarah terjadi di Seoul tahun ini! Hujan salju pada tanggal 24 November 2021 adalah yang paling deras dalam 40 tahun terakhir.
Budaya Makan-Makan di Korea adalah sesuatu yang unik. Di Korea, kebiasaan makan bersama begitu kental, dan jarang orang pergi ke rumah makan seorang diri.
Taj Mahal keajaiban dunia dari Agra, siapakah yang tidak mengenalnya? Akan tetapi, tahukah kamu bahwa Taj Mahal adalah Mausoleum yang dibangun dari pualam putih gading?
Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.”
Tantangan bagi Yesus bukan hanya datang dari para pemuka agama. Keluarga biologisnya pun menentangnya. Mereka menganggap Yesus sudah tidak waras lagi dan hendak membawanya pulang.











